Air Sungai Jaletreng di Tangerang Selatan tiba-tiba berubah warna jadi putih pekat. Fenomena aneh ini langsung viral di media sosial, dan tak lama kemudian, kabar buruk menyusul: ikan-ikan di sungai itu mati bergelimpangan. Rupanya, ini semua berawal dari kebakaran hebat yang melalap sebuah gudang pabrik pestisida di Kecamatan Setu.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, membenarkan keterkaitan kedua peristiwa itu.
"Betul. Akibat dari kebakaran di pergudangan Taman Tekno,"
katanya, dihubungi Senin (9/2). Menurutnya, warna putih yang memenuhi aliran sungai berasal dari air sisa pemadaman yang mengalir ke badan air tersebut.
"Karena ada pemadaman api oleh Damkar, lanjut air damkar pemadaman tersebut mengalir ke Sungai Jaletreng,"
ujar Dhady menjelaskan.
Kebakaran itu sendiri pertama kali diketahui sekitar pukul 04.30 WIB, dilaporkan oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli. Tim damkar pun langsung diterjunkan. Setelah api padam, masalah baru justru muncul. Air bekas pemadaman yang kemungkinan besar telah tercampur bahan kimia dari gudang pestisida itu mengalir ke sungai. Akibatnya, ekosistem di Jaletreng langsung terganggu.
Melihat kondisi itu, polisi tak main-main. Mereka mengeluarkan imbauan keras untuk warga sekitar.
"Imbauan bagi masyarakat yang tadi sempat memanen ikan di sungai Jaletreng untuk tidak dikonsumsi karena dikhawatirkan keracunan,"
tegas Dhady pada Selasa (10/2/2026). Peringatan ini penting, mengingat risiko keracunan bahan kimia dari ikan yang terkontaminasi bisa sangat serius.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, musibah itu dipicu oleh hubungan arus pendek atau masalah kelistrikan di gedung tersebut. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, kerugian material yang diderita masih dalam proses penghitungan. Situasi di sekitar Sungai Jaletreng kini masih dalam pantauan.
Artikel Terkait
DKPP Pecat Tetap Ketua KPU Bogor Terbukti Terima Gratifikasi dan Upayakan Kemenangan Paslon
Menko Pangan Apresiasi Peran Polri dalam Penertiban Harga Gabah dan Dapur MBG
KPK Sita USD 50 Ribu di Pengadilan Depok Usai OTT Dugaan Suap Lahan
Jerman Pertanyakan Keamanan Cadangan Emas 1.236 Ton di AS di Bawah Pemerintahan Trump