Di sisi lain, Natsir Kongah, Kepala Biro Humas PPATK, punya penjelasan gamblang. Meski terlihat rapi dan bisa disamarkan, suap pakai emas bukan jaminan aman. Aliran dananya tetap bisa dilacak.
Logikanya sederhana. Suatu saat, emas itu pasti akan dicairkan menjadi uang. Nah, dari situlah jejaknya mulai terlihat.
Jadi, pesannya jelas. PPATK meyakini mereka tetap bisa menelusuri suap dengan emas, atau modus apapun itu. Metode dan alat analisis yang dimiliki dianggap cukup untuk mengungkap alur dana haram, sekalipun dibungkus dengan logam mulia.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran Memuncak, 52 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta dalam Sehari
Hizbullah Tolak Gencatan Senjata, Serangan Israel ke Lebanon Kian Meluas
Paus Leo XIV Terima Liberty Medal 2026 atas Perjuangan Kebebasan Beragama
BlackRock Peringatkan Harga Minyak US$100-150 Bisa Picu Resesi Global