Di tengah ribuan jamaah yang memadati Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2) lalu, Presiden Prabowo Subianto menyuarakan tekadnya. Ia berkomitmen membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk rakyat Indonesia. Caranya? Dengan mendorong industrialisasi nasional secara besar-besaran dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
"Kita juga bertekad meningkatkan lapangan pekerjaan untuk bangsa Indonesia. Kita juga akan memimpin industrialisasi bangsa Indonesia dalam 2-3 tahun ini," tegas Prabowo dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama.
Bagi Presiden, penguatan industri bukan sekadar urusan angka pertumbuhan ekonomi semata. Itu adalah langkah wajib jika Indonesia ingin benar-benar bertransformasi jadi negara maju. Lebih dari itu, industrialisasi dilihatnya sebagai instrumen kunci untuk pemerataan. Menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan dan menyebarkan kesejahteraan ke seluruh penjuru negeri.
Namun begitu, fokus pemerintah tidak berhenti di situ. Di sisi lain, ada program lain yang tak kalah besarnya: perumahan.
Artikel Terkait
Pemerintah Batalkan Wacana Belajar dari Rumah, Siswa Tetap Sekolah
TVRI Siap Siarkan Laga Persahabatan Internasional Sambut Piala Dunia 2026
Normalisasi Lalu Lintas Trans Jawa Dimulai, Sistem One Way Dihentikan Bertahap
Arus Balik Lebaran Padati Pelabuhan Raha, 1.200 Tiket Rute ke Kendari Ludes Terjual