Mekanisme Berbasis Konsistensi Ibadah
Program yang digagas bersama Garis Lurus ini dirancang dengan sistem tantangan ibadah harian. Peserta yang secara konsisten mencatatkan aktivitas ibadahnya berkesempatan untuk diikutsertakan dalam undian acak guna memperoleh berbagai hadiah.
Skema semacam ini bukanlah hal baru. Sandiaga menjelaskan bahwa inisiatif tahun 2026 ini merupakan pengembangan dari program serupa di tahun sebelumnya, yang sukses memberangkatkan 30 orang ke Tanah Suci.
Harapannya, program ini bisa berfungsi ganda: sebagai pendamping spiritual selama Ramadan dan sebagai sarana pemberian bantuan finansial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Artikel Terkait
John Herdman Awali Era Baru Timnas Indonesia dengan Target Jangka Panjang Piala Dunia 2030
Batas Pelaporan SPT Tahunan Diperpanjang hingga 30 April 2026
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Polandia dan Denmark Lolos ke Final Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2026