MURIANETWORK.COM - Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN, Ermansyah Erwiandi Manganang, menyatakan evaluasi tetap diperlukan meski timnya meraih kemenangan atas Bandung BJB Tandamata dalam lanjutan Proliga 2026 putri. Kemenangan dengan skor 3-0 di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu (7/2) itu dinilai belum sempurna, terutama dalam aspek pertahanan.
Kemenangan Belum Hilangkan Catatan Evaluasi
Suasana di GOR Ken Arok mungkin riuh oleh sorak kemenangan, namun di sisi lain, wajah Ermansyah menunjukkan fokus yang belum sepenuhnya puas. Baginya, tiga poin yang diraih harus dilihat sebagai modal sekaligus bahan koreksi. Ia menekankan bahwa performa di sektor receive dan block masih memerlukan perhatian serius untuk pertandingan-pertandingan mendatang.
"Kami memang menang, tetapi masih ada banyak hal yang perlu dievaluasi, terutama pada bagian receive dan block," tuturnya.
Pernyataan itu bukan sekadar basa-basi pelatih. Dalam dunia bola voli profesional, konsistensi permainan justru sering ditentukan oleh kemampuan memperbaiki kelemahan meski dalam kemenangan. Ermansyah tampak menyadari betul bahwa perjalanan tim menuju target masih panjang.
Target Final Four dan Optimisme yang Terukur
Target lolos ke babak empat besar atau final four Proliga 2026 menjadi kompas perjalanan Electric PLN musim ini. Ermansyah mengakui bahwa jalan menuju sana tidak mudah, mengingat persaingan yang ketat. Namun, ia meyakini bahwa proses pembenahan teknis yang berkelanjutan adalah kunci utama.
"Terkait final four, kami optimistis bisa mencapainya. Tentu dengan catatan terus melakukan pembenahan," imbuh asisten pelatih tersebut.
Optimisme itu bukan tanpa dasar. Kemenangan telak 25-23, 25-20, dan 25-21 atas BJB Tandamata menunjukkan potensi serangan yang dimiliki tim. Poin-poin itu menjadi aset berharga untuk menjaga moral dan perhitungan klasemen di tengah persaingan yang sengit.
Persaingan Ketat dan Kemenangan yang Vital
Pandangan serupa tentang ketatnya kompetisi diungkapkan oleh salah satu pilar tim, Khalisa Azilia Rahma. Baginya, kemenangan atas BJB Tandamata memiliki nilai vital untuk menjaga momentum dan peluang tim. Ia menggambarkan atmosfer Proliga putri tahun ini di mana tidak ada tim yang bisa dipandang sebelah mata.
"Semua tim harus diwaspadai. Menang dan kalah bisa terjadi kapan saja karena setiap tim tampil dengan kekuatan terbaiknya," ucap Azilia.
Pernyataannya mencerminkan realitas lapangan. Kualitas tim yang merata membuat setiap pertandingan seperti pertarungan yang sulit ditebak. Dalam kondisi seperti itu, setiap kemenangan, sekalipun harus melalui evaluasi mendalam, adalah langkah konkret yang memperkuat posisi Electric PLN dalam perburuan tiket final four.
Artikel Terkait
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Dua Kecamatan Tulungagung
ANTARA Gelar Pameran Foto dan Edukasi Media Jelang HPN 2026 di Serang
Ahmad Habibie Raih Gelar Kiper Terbaik Piala Asia Futsal 2026
Jadwal Salat 8 Februari 2026 untuk DKI Jakarta, Imsak Pukul 04.28 WIB