Lagi-lagi, flyover Ciputat jadi lokasi petaka. Jalan berlubang di sana bukan cuma mengganggu, tapi sudah memakan korban. Baru Senin (2/2) lalu, seorang pengendara motor terjatuh setelah motornya oleng. Penyebabnya? Lubang di jalan yang tak terhindarkan.
Menurut Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul sembilan lebih sepuluh menit pagi.
"Pengendara melintasi jalan berlubang yang berada di beberapa area flyover Ciputat," jelas Bambang.
Akibatnya, sang pengendara kehilangan kendali. "Kemudian oleng, tidak bisa menguasai kemudi kendaraannya," imbuhnya. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Yang mencengangkan, masalahnya ternyata jauh lebih luas. Bukan cuma satu atau dua lubang. Menurut keterangan polisi, ada total 43 titik jalan berlubang yang bertebaran di area itu. Bayangkan saja.
Dari sekian banyak titik, dua di antaranya disebut sangat kritis. "Ada 2 titik yang sangat krusial dan rawan laka serta nyawa warga," tegas Bambang. Dua titik itulah yang diduga sering menjadi pemicu kecelakaan, mengancam keselamatan siapa saja yang melintas.
Kondisi ini tentu bikin was-was. Flyover yang seharusnya memperlancar arus lalu lintas, justru berubah jadi jalur berbahaya. Setiap hari, pengendara dipaksa bermain kucing-kucingan dengan lubang yang menganga, mempertaruhkan nyawa hanya untuk sekadar lewat.
Artikel Terkait
15 Tewas dalam Kecelakaan Mini Bus di Badakhshan, Afghanistan
Pemerintah Intensifkan Pengawasan Harga Sembako Jelang Ramadan 2026
Gubernur Sulut Pimpin Aksi Bersih-Bersih Massal di Tujuh Titik Pesisir Manado
Tanah Longsor Tutup Sebagian Jalan Penghubung Malang-Kediri