Yang mencengangkan, masalahnya ternyata jauh lebih luas. Bukan cuma satu atau dua lubang. Menurut keterangan polisi, ada total 43 titik jalan berlubang yang bertebaran di area itu. Bayangkan saja.
Dari sekian banyak titik, dua di antaranya disebut sangat kritis. "Ada 2 titik yang sangat krusial dan rawan laka serta nyawa warga," tegas Bambang. Dua titik itulah yang diduga sering menjadi pemicu kecelakaan, mengancam keselamatan siapa saja yang melintas.
Kondisi ini tentu bikin was-was. Flyover yang seharusnya memperlancar arus lalu lintas, justru berubah jadi jalur berbahaya. Setiap hari, pengendara dipaksa bermain kucing-kucingan dengan lubang yang menganga, mempertaruhkan nyawa hanya untuk sekadar lewat.
Artikel Terkait
Debt Collector di Bali Diamankan Usai Kroyok dan Rusak Mobil Pengendara
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Laut di Timur Laut Konawe
Menteri Keuangan Sebut Birokrasi BUMN Hambat Akuisisi PNM
Pengacara Abdul Wahid Ajukan Permohonan Tahanan Rumah di Sidang Pemerasan