Polda Metro Jaya berhasil membongkar sebuah sindikat perdagangan anak di pedalaman Sumatera. Empat anak berhasil diselamatkan. Atas aksi cepat ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, menyampaikan pujiannya pada Sabtu (7/2/2026).
"Langkah aparat yang cepat dan profesional ini bukan cuma soal menangkap pelaku. Ini bukti nyata komitmen negara lewat Polri untuk melindungi anak-anak dari kejahatan yang mengancam nyawa dan masa depan mereka," ujar Margaret.
Menurutnya, penegakan hukum dalam kasus ini tampak berbeda. Polisi tak hanya fokus pada penindakan, tapi lebih utama lagi pada keselamatan korban.
"Kehadiran Polri yang responsif itulah yang akhirnya menyelamatkan nyawa anak-anak korban perdagangan orang," ungkapnya.
Penanganannya sendiri dilakukan secara komprehensif. Margaret menekankan, korban kini mendapatkan perlindungan menyeluruh. Mulai dari pemulihan fisik dan psikis, hingga jaminan pengasuhan yang layak pasca-trauma.
"KPAI akan mengawal proses asesmen hak asuh untuk anak-anak korban. Ini langkah krusial, apalagi pelakunya ternyata dari lingkaran keluarga sendiri. Kita harus pastikan mereka ditempatkan di lingkungan yang benar-benar aman dan mendukung," tuturnya.
Artikel Terkait
Prabowo Bahas Gaza dan Kondisi Dalam Negeri Bersama Tokoh Ormas Islam
Gelombang Pemudik Masih Padati Bakauheni di H+7 Lebaran
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati