Kepolisian Inggris kini menyelidiki mantan Duta Besar mereka untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson. Penyebabnya, kedekatannya dengan terpidana kasus seks Jeffrey Epstein akhirnya terkuak. Tak tanggung-tanggung, dua properti milik Mandelson pun sudah digeledah petugas.
Di sisi lain, langkah ini muncul di tengah tekanan yang dihadapi Perdana Menteri Keir Starmer. Starmer dikritik habis-habisan karena memilih menunjuk Mandelson untuk posisi dubes itu, padahal hubungannya dengan Epstein sudah jadi rahasia umum.
Konfirmasi penyelidikan datang dari Kepolisian Metropolitan London awal pekan ini. Mereka menyelidiki pria 72 tahun itu atas dugaan pelanggaran serius: penyalahgunaan jabatan publik. Menurut sejumlah saksi, penyelidikan ini digulirkan setelah munculnya dokumen baru dari kasus Epstein yang dirilis AS akhir Januari lalu.
Dokumen itu mengungkap sesuatu yang cukup mengejutkan. Ternyata, saat menjabat sebagai menteri di tengah krisis keuangan 2008, Mandelson diduga membocorkan informasi rahasia pemerintah Inggris kepada Epstein. Fakta ini tentu saja memperkeruh situasi.
Lalu, pada Jumat kemarin, aksi penggeledahan pun dilakukan. Tim Kejahatan Khusus Kepolisian Metropolitan dikerahkan ke dua lokasi berbeda: satu di Wiltshire, daerah barat Inggris, dan satu lagi di sebuah area di London. Keduanya diyakini sebagai alamat yang terkait dengan Mandelson.
Wakil Asisten Komisioner Hayley Sewart memberikan pernyataan resmi.
"Penggeledahan tersebut terkait dengan penyelidikan yang sedang berlangsung atas pelanggaran perilaku dalam jabatan publik, yang melibatkan seorang pria berusia 72 tahun," jelas Sewart, dengan hati-hati tidak menyebut nama.
"Dia belum ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung," tambahnya singkat.
Mandelson sendiri bukanlah nama sembarangan. Sosoknya telah menjadi pilar penting dalam kancah politik Inggris selama puluhan tahun. Namun, karirnya di majelis tinggi House of Lords harus berakhir awal pekan ini. Dia memilih mundur tepat setelah gelombang dokumen Epstein yang terbaru itu dibuka untuk publik.
Artikel Terkait
Ledakan di Masjid Syiah Islamabad Tewaskan Ratusan, ISIS Diduga Dalang
Mensos: Digitalisasi Bansos Turunkan Kesalahan Data dari 77% ke 28%
KiiWii Bee Luncurkan Nuance dan Koleksi Baru dalam Acara Komunitas
Survei Kaspersky: 81% Keluarga Global Percaya Digitalisasi Ubah Fundamental Kebersamaan