Alasan Emas Dipilih
Menurut Asep, daya tarik emas sebagai alat suap terletak pada kepraktisan dan nilainya yang tinggi. Saat ini, harga emas bahkan pernah menyentuh angka di atas Rp 3 juta per gram. Nilai sebesar itu dapat diwakili oleh fisik barang yang sangat ringkas dan mudah untuk disimpan atau dipindahkan.
Ia melanjutkan analisisnya mengenai karakteristik barang yang biasanya dipilih dalam transaksi tidak sah semacam ini.
"Kan jadi barang yang digunakan untuk memberikan suap itu biasa adalah barang-barang yang ringkas, barang-barang yang kecil tetapi bernilai besar. Ya yang legal, artinya yang legal ya," jelas Asep.
Pernyataan tersebut menyiratkan sebuah ironi: sebuah komoditas yang sah dan legal justru dimanfaatkan untuk menyelubungi tindakan ilegal. Penggunaan emas, selain praktis, juga dianggap memberikan lapisan terselubung dibandingkan dengan uang tunai dalam jumlah besar, meski pada akhirnya tetap dapat dilacak oleh penyidik yang cermat.
Artikel Terkait
Kapolri Pantau Langsung Kesiapan Arus Balik Liburan dari Command Center Bali
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak di Bakauheni
Lebih dari 1,7 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jabotabek, Puncak Arus Balik Diprediksi Pekan Ini
Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran