“Kemudian kami juga meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu. Ini hanya menunjukkan semangat kami yang begitu besar setelah berjuang sekian lama,” sambungnya.
Di sisi lain, perayaan ulang tahun partai ini sendiri digelar dengan cukup sederhana. Ritualnya tak jauh dari doa dan syukuran. Sugiono berharap momen ini bisa menyulut kembali api perjuangan kader-kadernya.
“Hari ini hari ulang tahun kita, kita rayakan dengan semarak, dengan doa, dengan syukuran. Syukur bahwa 18 tahun ini kita terus berdiri, berjalan teguh, menjalankan apa yang menjadi semangat dan idealisme serta cita-cita kita,” tuturnya.
Jadi, selain permintaan maaf, ada janji pencabutan atribut. Dan yang jelas, ada harapan agar semangat itu tetap hidup meski ekspresinya nanti harus lebih tertib.
Artikel Terkait
Kemacetan Puncak Capai Puncak, 89 Ribu Mobil Melintas dalam 22 Jam
Kim Jong-un Tetapkan Status Nuklir Permanen dan Sebut Korea Selatan Negara Paling Bermusuhan
Kemacetan Puncak Capai Puncak di H+2 Lebaran, 89 Ribu Kendaraan Memadati Jalan
Kemacetan Puncak Capai Puncak, 89 Ribu Mobil Catatkan Rekor Pasca-Lebaran