MURIANETWORK.COM - Seekor Gajah Sumatera ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kawasan lahan konsesi di Kabupaten Pelalawan, Riau. Hasil pemeriksaan awal Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menemukan serpihan proyektil di tengkorak hewan yang dilindungi itu, mengindikasikan peristiwa pembunuhan. Kapolda Riau telah menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini, yang diduga melibatkan perburuan untuk mengambil gading.
Temuan Proyektil dan Kondisi Bangkai
Bangkai gajah jantan itu pertama kali ditemukan pada Senin (2/2) dalam keadaan yang memprihatinkan. Ciri-ciri fisik yang mudah dikenali seperti belalai dan sebagian besar kepala telah hilang. Yang lebih mengerikan, kedua gadingnya pun raib, menyisakan luka yang dalam pada tubuh yang sudah membusuk.
Tim medik veteriner BKSDA Riau kemudian melakukan nekropsi atau bedah bangkai pada Rabu (3/2). Hasilnya mengungkap fakta krusial: ada benda asing yang tertanam di bagian belakang tengkorak.
“Posisi serpihan proyektil di bagian belakang tengkorak kepala. Bersarang di tengkorak,” jelas Pengendali Ekosistem Hutan Ahli BKSDA Riau, drh Rini Deswita.
Dari tingkat pembusukan yang diamati, tim memperkirakan gajah malang tersebut telah tewas sekitar sepuluh hari sebelum akhirnya ditemukan. Temuan proyektil ini menguatkan dugaan bahwa kematiannya bukanlah akibat sakit atau kecelakaan alam, melainkan aksi keji dari manusia.
Artikel Terkait
Rumah Kosong di Kembangan Hangus Terbakar Usai Pemiliknya Pulang Mudik
Ledakan Rudal Iran Guncang Yerusalem, Satu Orang Terluka
Mendekati 100 Persen, Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda
One Way Nasional Berlaku di Tol Trans Jawa, dari Salatiga hingga Cikampek