Ia menegaskan bahwa transaksi yang terjadi melibatkan pihak swasta dan penegak hukum. "Tapi yang jelas ada sejumlah uang yang berpindah dari pihak swasta kepada pihak aparat penegak hukum ya, APH di sini ya, seperti itu," tambahnya.
Rincian Pelaku Masih Ditelusuri
Hingga jumpa pers berlangsung, KPK belum merilis identitas lengkap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi mendadak ini. Namun, Asep Guntur membenarkan bahwa OTT tersebut memang menyasar dugaan suap yang mengalir ke petinggi PN Depok terkait pengurusan sebuah perkara.
Rincian lebih mendalam, termasuk modus dan nilai transaksi, masih menunggu proses gelar perkara. "Rincinya besok, tapi secara garis besar seperti itu," ungkapnya menutup keterangan.
Artikel Terkait
Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup Sementara Pasca Penyerangan Tenaga Medis
Kapolri Pantau Destinasi Wisata dan Siapkan Arus Balik Lebaran 2026 dari Command Center Bali
Penjual Tikar di Ragunan Keluhkan Sepinya Pengunjung Saat Lebaran
Pembunuhan Georgi Markov: Misteri Payung Beracun Era Perang Dingin yang Tak Terpecahkan