Ia menegaskan bahwa transaksi yang terjadi melibatkan pihak swasta dan penegak hukum. "Tapi yang jelas ada sejumlah uang yang berpindah dari pihak swasta kepada pihak aparat penegak hukum ya, APH di sini ya, seperti itu," tambahnya.
Rincian Pelaku Masih Ditelusuri
Hingga jumpa pers berlangsung, KPK belum merilis identitas lengkap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi mendadak ini. Namun, Asep Guntur membenarkan bahwa OTT tersebut memang menyasar dugaan suap yang mengalir ke petinggi PN Depok terkait pengurusan sebuah perkara.
Rincian lebih mendalam, termasuk modus dan nilai transaksi, masih menunggu proses gelar perkara. "Rincinya besok, tapi secara garis besar seperti itu," ungkapnya menutup keterangan.
Artikel Terkait
Polres Metro Jakut Periksa Kesehatan Personel, Siapkan Operasi Ketupat Jaya 2026
Trump Klaim AS Berkomunikasi dengan Tokoh Kunci Iran untuk Akhiri Perang, Bukan dengan Pemimpin Tertinggi
Cuti Bersama Lebaran 2026 Berakhir, WFA Diperpanjang Tiga Hari
Lebaran di Pangandaran, Lebih dari 40 Anak Sempat Hilang dari Keluarga