Kondisi skywalk Kebayoran Lama kembali memprihatinkan. Fasilitas penyeberangan yang seharusnya nyaman itu kini dipenuhi kotoran kucing liar, membuat pengguna jengah. Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung memerintahkan jajarannya untuk segera turun tangan.
"Bagi tempat-tempat daerah-daerah yang memang harus dibersihkan, saya minta untuk segera dibersihkan," tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Dia tak main-main. Menurutnya, fasilitas publik seperti skywalk, jalur pedestrian, dan trotoar harus benar-benar dijaga. Anggaran besar yang dikeluarkan untuk membangunnya tidak boleh sia-sia hanya karena masalah perawatan.
"Termasuk (jalur) pedestrian atau trotoar yang sudah dibangun. Saya tidak izinkan untuk digunakan sembarangan, termasuk untuk parkir dan juga untuk berdagang," ungkapnya lagi.
Di sisi lain, Pramono punya misi yang jelas: membuat Jakarta lebih bersih. Dorongan ini juga sejalan dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peningkatan kebersihan lingkungan.
"Dalam hari-hari ini, saya secara khusus memang ingin menertibkan Jakarta supaya menjadi lebih bersih," kata dia.
Lalu dia menambahkan, "Karena bagaimanapun, proses kemarin cuaca hujan dan sebagainya, sampah dan sebagainya, apalagi sudah ada arahan dari Bapak Presiden."
Kembali ke skywalk Kebayoran Lama, pemandangannya memang tidak sedap. Bukan cuma kotoran, sisa-sisa makanan hewan juga berserakan di beberapa titik, mengotori area yang seharusnya menjadi ruang publik yang tertib.
Artikel Terkait
JPU Pertanyakan Independensi Mantan Ketua BPK Agung Firmansyah sebagai Ahli dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook
Macron Kecam Serangan di Selat Hormuz yang Lukai Awak Kapal Prancis
IP Expo Indonesia 2026 Kembali Digelar, Targetkan Kemitraan Strategis di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Kekayaan Intelektual
Kenaikan Yesus Kristus 2026 Jatuh pada 14 Mei, Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama