Di sisi lain, Budi menekankan soal etika seorang Aparatur Sipil Negara. Kehadiran pimpinan perangkat daerah lain, apalagi yang membawa misi prioritas wali kota, semestinya dihargai. "Secara etika, ya seharusnya dia datang langsung. Itu kan dalam rangka memperjuangkan program saya," tegasnya. "Bukan malah ditinggal pergi."
Mendapat teguran langsung itu, Basuni yang hadir dalam forum hanya bisa terdiam. Nampak jelas rasa tidak nyaman menyelimuti ruangan.
Budi kemudian memperluas peringatannya. Ia tak ingin ada pejabat yang bersikap semaunya hanya karena merasa punya kedekatan personal dengannya. "Saya nggak suka ada orang yang merasa kenal saya, lalu menggampangkan atau menganggap remeh seorang Kepala Bapenda," ucap Budi dengan nada tinggi.
Pesan terakhirnya jelas dan berisi ancaman evaluasi. Ia meminta seluruh camat bekerja sama dengan Bapenda untuk merancang target pendapatan daerah tahun 2026.
"Para camat yang nggak mau kooperatif, saya pastikan akan dievaluasi semua. Jangan mentang-mentang dekat dengan saya, lalu kewajiban diabaikan," pungkas Budi Rustandi, menutup tegurannya yang menyentak itu.
Artikel Terkait
Polisi Cianjur Putar Balik Rombongan Pawai Bedug demi Keselamatan dan Kelancaran Mudik
Bandara SMB II Palembang Catat Kenaikan 10,5% Pergerakan Pesawat Menjelang Lebaran 2026
Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng, Bagikan 32.000 Paket Produk
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri dan Ajak Perkuat Kebersamaan