Longsor Tutup Akses ke Curug Cibeureum-Salabintana di Gunung Gede

- Selasa, 17 Februari 2026 | 13:15 WIB
Longsor Tutup Akses ke Curug Cibeureum-Salabintana di Gunung Gede

Kawasan wisata Curug Cibeureum-Salabintana di Gunung Gede mendadak sepi. Bukan tanpa sebab, jalur menuju air terjun yang populer itu kini tertutup material longsor. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) terpaksa menutup sementara akses ke sana untuk keamanan pengunjung.

Menurut Agus Deni, Humas Balai Besar TNGGP, longsoran itu terjadi beberapa hari lalu. "Jalurnya benar-benar sulit dilalui sekarang," ujarnya saat dihubungi Selasa. Cuaca ekstrem disebut sebagai biang keladinya, mengguyur kawasan hingga memicu tanah dan bebatuan ambles.

Akibatnya, jalan setapak sepanjang lebih dari 15 meter itu tertimbun tanah setinggi satu setengah meter. Lokasinya berada di kawasan yang melintasi Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih terus berlangsung. Pihak taman nasional mengerahkan sejumlah warga sekitar untuk membersihkan material secara manual. Maklum, alat berat sulit menjangkau lokasi. Karena itulah, prosesnya diperkirakan butuh waktu cukup lama.

Surat edaran resmi pun telah dikeluarkan untuk mempertegas penutupan ini.

"Kami berharap segera dapat dilalui agar wisatawan dapat kembali menikmati keindahan air terjun di kawasan Gunung Gede-Pangrango yang selama ini banyak diminati," kata Agus.

Namun begitu, dia mengingatkan agar para calon pengunjung tidak memaksakan diri. Selain karena aktivitas pembersihan, kondisi lereng masih dianggap rawan. Pihaknya khawatir terjadi longsor susulan jika dipaksakan untuk dilintasi.

Nantinya, setelah material bersih dan kondisi dinyatakan aman, jalur akan dibuka kembali. Hanya saja, Agus mengimbau para wisatawan untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem belakangan ini masih sering melanda wilayah Cianjur dan Sukabumi. Potensi bencana alam, termasuk longsor baru, masih mengintai.

Jadi, untuk sementara, bersabarlah. Tunggu informasi resmi pembukaan dari pihak TNGGP. Keindahan Curug Cibeureum memang memesona, tapi keselamatan tentu yang utama.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar