Di Kota Gaza, ceritanya tak jauh berbeda. Pejabat rumah sakit Shifa melaporkan sebuah apartemen tempat tinggal dihajar serangan udara. Tiga anak dan dua wanita tewas seketika.
Samer al-Atbash, paman dari tiga anak yang menjadi korban, berbicara lirih pada Reuters. Suaranya penuh kepedihan.
Rekaman video dan foto dari berbagai penjuru Gaza memperlihatkan pemandangan yang suram. Jenazah diangkat dari tumpukan puing, bangunan-bangunan hancur lebur. Ironisnya, serangan ini terjadi tepat sebelum penyeberangan Rafah ke Mesir dibuka kembali pada Minggu (1/2).
Reaksi internasional pun berdatangan. Mesir, melalui kementerian luar negerinya, mengutuk keras dan mendesak semua pihak menahan diri. Qatar, mediator kunci dalam perundingan, juga menyuarakan kecaman yang sama atas pelanggaran Israel.
Perlu diingat, fase kedua gencatan senjata ini baru saja diumumkan oleh utusan khusus AS, Steve Witkoff, pada Januari 2026. Fase pertamanya sendiri menghasilkan kesepakatan henti tembak Oktober 2025, pertukaran tahanan, penarikan sebagian pasukan Israel, serta peningkatan bantuan kemanusiaan.
Konflik mematikan ini berawal dari serangan besar Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya. Israel lalu melancarkan ofensif balasan.
Hingga kini, korban di pihak Gaza sungguh luar biasa. Lebih dari 71.660 warga dilaporkan tewas sejak perang dimulai. Dan sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, setidaknya 509 warga Palestina lagi telah meregang nyawa. Empat tentara Israel juga menjadi korban.
Angka-angka korban dari kementerian kesehatan Gaza ini dianggap cukup dapat diandalkan oleh PBB dan berbagai lembaga HAM, dan sering dikutip media global. Sayangnya, verifikasi independen sangat sulit. Israel tidak mengizinkan jurnalis, termasuk dari BBC, untuk masuk dan meliput langsung kondisi di Gaza.
Artikel Terkait
Megawati Sambut Ajakan Spesial ke Museum Zayed Saat Kunjungan di Abu Dhabi
Pencarian Intensif di Kali Bekasi untuk Pria yang Tercebur Saat Tebang Pohon
Pekerja Renovasi Jembatan Rumpin Hilang Tercebur ke Sungai Cisadane
Israel Ancam Hentikan Operasi MSF di Gaza Soal Daftar Staf