Daripada langsung diproses hukum, polisi memilih pendekatan yang lebih melibatkan masyarakat. Mereka menghubungi Ketua RT setempat. Tak lama kemudian, satu per satu orang tua para remaja datang dengan raut wajah yang bisa dibayangkan campur aduk antara kaget, kesal, dan malu.
Remaja-remaja itu akhirnya diserahkan kembali ke keluarga. Tentu saja bukan tanpa teguran. Ada imbauan keras agar perbuatan serupa tidak terulang lagi. "Kemudian diserahkan ke keluarganya masing-masing dengan mengimbau pemuda-pemuda tersebut tidak mengulangi kembali perbuatannya," jelas Bambang.
Lalu bagaimana dengan minuman kerasnya? Barang bukti itu diamankan oleh petugas Satpol PP Kelurahan Ciputat. Proses pengamanannya disaksikan langsung oleh beberapa tokoh masyarakat sekitar. Soal tindak lanjut, polisi menyebut akan mengikuti aturan yang berlaku. Sekarang, tinggal menunggu perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka