Asap Oranye Mengepul di Cilegon, Polisi Ungkap Penyebab Sebenarnya

- Minggu, 01 Februari 2026 | 10:50 WIB
Asap Oranye Mengepul di Cilegon, Polisi Ungkap Penyebab Sebenarnya
Peristiwa Asap Oranye di Cilegon

Asap Oranye Hebohkan Warga Cikuasa, Polisi Turun Tangan

Suasana di kawasan Cikuasa, Merak, Cilegon, mendadak tegang Sabtu siang lalu. Warga dihebohkan oleh kepulan asap berwarna jingga terang yang mengepul dari sebuah pabrik kimia. Kejadian yang terekam kamera warga itu langsung memicu keresahan.

Menanggapi hal ini, aparat kepolisian dan pemerintah setempat pun bergerak cepat mendatangi lokasi. Mereka ingin memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan menenangkan situasi.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Silitonga, memberikan penjelasan terperinci. Menurut hasil pengecekan timnya, asap mencolok itu sama sekali bukan berasal dari kebocoran tangki atau pipa. "Bukan tangki penyimpanan atau IBC (Intermediate Bulk Container) atau kempu yang bocor atau pipa yang bocor," tegas Martua.

"Akan tetapi karena adanya proses reaksi kimia dari cairan asam nitrat atau nitric acid yang dialirkan dengan cara didorong dengan menggunakan gas nitrogen untuk membersihkan pipa ke arah scrubber," lanjutnya saat dikonfirmasi pada Minggu (1/2/2026).

"Selanjutnya menggunakan selang atau hose dialirkan dan bercampur dengan base oil atau minyak pelumas di dalam kempu."

Jadi, sederhananya, asap itu muncul akibat proses pembersihan pipa. Proses yang melibatkan pencampuran bahan kimia tertentu itu rupanya menghasilkan asap berwarna oranye. Menurut penjelasan pabrik, petugas yang bertugas sedang membersihkan pipa dan menemui kondisi tak biasa.

Martua memaparkan kronologi dari pihak perusahaan. "Di mana kempu itu sudah tertutup rapat kemudian ditinggal salat," ujarnya. Nah, setelah salat, petugas kembali dan melihat kempu itu agak sedikit menggembung di permukaannya. Tutupnya kemudian dibuka, dan keluarlah gas bercampur asap berwarna oranye itu.

Lantas, kenapa warnanya bisa begitu? Martua mencoba menjabarkan dengan bahasa yang lebih sederhana. Asam nitrat (HNO3) sebenarnya tak berwarna. Tapi saat bercampur dengan base oil atau minyak pelumas di dalam wadah, terjadilah reaksi kimia yang menghasilkan asap oranye tersebut. "Jadi nggak ada namanya pipa bocor," tukasnya.

Menurut polisi, langkah yang dilakukan petugas pabrik itu sebenarnya sudah sesuai prosedur. "Iya SOP. Ya, namanya SOP tanggap daruratnya begitu," kata Martua. Asap yang keluar merupakan bagian dari prosedur darurat untuk menetralisir reaksi. Karena timbul panas, harus diberikan air.

Di sisi lain, untuk memastikan keamanan warga sekitar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan uji kualitas udara. Pengecekan mutu udara ambien dilakukan guna memastikan udara di sekitar lokasi sudah steril dan aman. Dengan begitu, meski sempat menghebohkan, kejadian ini dinyatakan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar