Malam Jumat di TB Simatupang Jakarta Timur, suasana biasa saja. Hingga tiba-tiba, sebuah motor berboncengan mendekati seorang perempuan yang tengah menunggu di halte. Gerakannya cepat. Satu orang turun, merenggut ponsel dari tangan sang korban, lalu melesat lagi. Mereka langsung kabur, gas motor dipacu kencang menuju arah tol.
Namun, aksi itu tak luput dari sorot mata seorang pengemudi angkot Jaklingko, M Tommy. Pria 39 tahun itu kebetulan sedang mengarah ke halte. Tanpa pikir panjang, dia langsung membalikkan setir dan mengejar. "Saya lihat, ya langsung kejar saja. Naluri," ujarnya, menceritakan ulang kejadian itu.
Kejar-kejaran pun terjadi. Tommy menggunakan kendaraannya yang lebih besar untuk membendung laju si penjambret. Dengan manuver yang berani, dia berhasil menyerempet motor pelaku hingga oleng dan terjatuh. Satu dari dua pelaku itu berhasil diamankan oleh warga yang berkerumun. Sayangnya, rekannya berhasil melarikan diri.
"Betul, pelaku kami amankan dan langsung diserahkan ke Polsek Ciracas."
Demikian penjelasan Kapolsek Ciracas, Kompol Rohmad, saat dikonfirmasi pada Minggu pagi. Menurutnya, pemeriksaan intensif masih terus dilakukan terhadap tersangka.
Kanit Reskrim setempat, Iptu Hasnan Nasruki, melengkapi kronologi. Korban, seorang perempuan berinisial D, memang sedang sendirian di halte saat menjadi sasaran. Modusnya klasik: satu orang menjarah, yang satunya lagi siaga di motor untuk kabur cepat. Tapi malam itu, rencana mereka gagal total oleh kewaspadaan seorang supir angkot.
Aksi Tommy ini tentu saja mendapat pujian. Di tengah cerita tentang kejahatan jalanan yang kerap membuat orang enggan membantu, langkahnya seperti angin segar. Dia tak hanya jadi penonton. Dengan kendaraannya yang mungkin sering dipandang sebelah mata, dia justru menjadi pahlawan yang menghentikan sebuah kejahatan. Kisahnya mengingatkan kita, bahwa keberanian kadang datang dari tempat yang paling tak terduga.
Artikel Terkait
Canyoneering Air Terjun Sisundung Jadi Primadona Wisata Petualangan di Tapanuli Selatan
Pemprov DKI Gratiskan Tiket Masuk Tempat Wisata dan Transportasi Umum pada 22, 27, dan 28 Juni 2026
BMKG Catat 1.176 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 6,7 di Sulteng, 2.335 Rumah Rusak
ASDP Kembangkan Pelabuhan Tanjung Uban di Bintan untuk Perkuat Konektivitas dan Gerbang Maritim Kepri