Presiden Meksiko Turun Tangan, Minta Tiket Tambahan untuk Konser BTS

- Kamis, 29 Januari 2026 | 15:00 WIB
Presiden Meksiko Turun Tangan, Minta Tiket Tambahan untuk Konser BTS

Antusiasme untuk tur dunia BTS benar-benar tak terbendung. Dari Seoul hingga Meksiko, tiket-tiket konser mereka ludes dalam sekejap. Bahkan, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, sampai turun tangan. Ia secara terbuka meminta tiket tambahan untuk warganya.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Setelah tiket untuk konser di Seoul pada Mei 2026 habis terjual, Sheinbaum menyoroti sebuah fakta yang mencolok. Di Meksiko saja, penggemar BTS atau ARMY diperkirakan mencapai satu juta orang. Sayangnya, kapasitas venue yang ada hanya bisa menampung sekitar 150 ribu penonton. Jelas sekali, selisihnya sangat jauh.

Menurut Presiden Sheinbaum, fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh budaya BTS secara global, termasuk di Amerika Latin. Ia berharap pihak penyelenggara di Korea Selatan bisa mempertimbangkan untuk menambah jadwal. Tujuannya sederhana: memberi kesempatan lebih luas bagi penggemar internasional untuk menyaksikan idolanya secara langsung.

Di sisi lain, rencana comeback BTS ini bukan cuma soal musik. Dampaknya terasa sampai ke sektor pariwisata, khususnya di Busan. Menjelang konser yang dijadwalkan pada 12 dan 13 Juni 2026, harga-harga hotel di kota itu melonjak drastis.

Laporan The Korea Times menyebutkan, beberapa penginapan menaikkan tarifnya berkali-kali lipat. Hotel yang biasanya mematok 68.000 hingga 300.000 won per malam, tiba-tiba membubuhkan harga 600.000 won, bahkan ada yang lebih dari 1 juta won untuk malam-malam saat konser berlangsung. Lonjakan yang fantastis, sekaligus menggambarkan daya tarik luar biasa dari grup ini.

Jadi, dari permintaan presiden hingga kenaikan harga hotel, semuanya bercerita tentang hal yang sama: demam BTS yang masih sangat panas. Dan sepertinya, ini baru awal.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler