Kejadiannya berlangsung Jumat sore lalu, selepas pertandingan yang dimenangkan Persija dengan skor 2-0. Lokasi keributan bukan di dalam stadion, melainkan di area luar, tepatnya sekitar Gate 6 dan 7. Suasana yang sudah panas dipicu aksi saling lempar, yang dengan cepat memancing emosi dan berubah jadi kericuhan.
Namun begitu, situasi tak sampai berlarut-larut. Setelah keributan mereda, para suporter pun bubar dengan tertib.
"Tidak ada korban. Setelah situasi berhasil diredam, para suporter membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing," tegas Boy Jumalolo menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Wamen Sosial: Sekolah Rakyat Harus Cetak Lulusan Tangguh Hadapi Zaman
Polres Kuansing Hanguskan Belasan Rakit Penambang Emas Ilegal
Wisata Edukasi Berujung Petaka: Lantai Gedung Tangsi Belanda Ambruk, 17 Orang Terluka
Pertengkaran Suami-Istri di Pisangan Berujung Larikan Ambulans