Kejadiannya berlangsung Jumat sore lalu, selepas pertandingan yang dimenangkan Persija dengan skor 2-0. Lokasi keributan bukan di dalam stadion, melainkan di area luar, tepatnya sekitar Gate 6 dan 7. Suasana yang sudah panas dipicu aksi saling lempar, yang dengan cepat memancing emosi dan berubah jadi kericuhan.
Namun begitu, situasi tak sampai berlarut-larut. Setelah keributan mereda, para suporter pun bubar dengan tertib.
"Tidak ada korban. Setelah situasi berhasil diredam, para suporter membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing," tegas Boy Jumalolo menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Gelombang Pemudik Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Cilegon di H-3 Lebaran
Polisi Selidiki Penyebaran Foto Palsu AI dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Kemacetan Mulai Landa Ruas Tol Jelang Mudik, Contraflow dan One Way Diterapkan
Posko Kesehatan di PLBN Skouw Siap Antisipasi Mudik Lebaran 2026