Di sisi lain, pembukaan ini memberi secercah harapan bagi warga Gaza yang terpaksa mengungsi keluar saat perang. Militer Israel menyebut mereka bisa kembali, tentu saja setelah melalui prosedur koordinasi dengan Mesir dan persetujuan keamanan dari Israel. Ini kabar baik, meski prosesnya tak akan instan.
Tapi, ada sedikit silang pendapat soal jadwal pastinya. Ali Shaath, kepala Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, menyebutkan waktu yang berbeda. Menurut pengumuman dia, pembukaan resmi justru baru dilakukan hari Senin (2/2). Sementara hari Minggu besok hanya akan digunakan sebagai hari uji coba operasional.
Jadi, meski pengumuman sudah beredar, tampaknya masih ada detail teknis yang perlu diselaraskan di lapangan. Semuanya berjalan, tapi dengan tempo yang mungkin berbeda antara satu pihak dan pihak lain.
Artikel Terkait
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar
BPKB Digital Resmi Hadir, Cek Data Kendaraan Cukup dari Ponsel
Waspada! Modus Penipuan E-Tilang Kembali Menyebar Lewat WhatsApp dan SMS
Tubuh Terseret Aspal, Motor Raib Usai Insiden Balap Liar di Bogor