"Penyebabnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, saluran air atau drainase menyempit," tambah Suhendi menerangkan akar masalahnya.
Namun begitu, dampaknya tak hanya di jalan raya. Kawasan permukiman di Kelurahan Kepuh, yang juga berada di Ciwandan, ikut terendam dengan kondisi lebih mengkhawatirkan. Di sini, air mencapai ketinggian sekitar 1,2 meter, menyusup ke dalam rumah-rumah warga.
Penyebabnya berbeda. Kali di sekitar pemukiman itu meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi.
"Penyebabnya hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air kali meluap ke pemukiman warga. Tinggi muka air kurang lebih 1,2 meter, 10 kepala keluarga dengan jumlah 53 jiwa terdampak," paparnya lebih lanjut.
Pemandangan di lokasi terlihat memprihatinkan. Kendaraan terjebak, aktivitas warga terhenti, dan genangan air yang keruh memenuhi jalan serta halaman rumah. Sebuah rutinitas tahunan yang sepertinya belum menemukan solusi permanen.
Artikel Terkait
WNI Ditahan di Norwegia Usai Kecelakaan Salju Tewaskan Dua Lansia
Remaja Sukoharjo Digigit Kobra yang Diduga Numpang Paket Belanja Online
Kedubes AS di Kopenhagen Picu Kemarahan Usai Copot Bendera Peringatan Tentara Denmark
Muzani: NU Telah Menjadi Tulang Punggung Bangsa Sebelum Indonesia Lahir