Sementara itu, Jakarta Selatan hanya melaporkan satu RT yang terendam, tepatnya di Pejaten Timur. Air setinggi 20 cm juga disebabkan oleh faktor yang sama.
Dampaknya jelas terasa. Banyak warga terpaksa meninggalkan rumah mereka yang kebanjiran. Hingga saat ini, ratusan keluarga tercatat mengungsi ke sejumlah titik yang disiapkan.
Di Bidara Cina, warga mengungsi ke Aula Masjid Al Abror, SKKT, GOR Otista, dan SDN 05. Kampung Melayu menampung pengungsi di SDN 01 dan 02, Masjid Jami Itihadul Ikhwan, serta SMPN 26. Sementara di Marunda, Masjid Nurul Jannah menjadi tempat penampungan sementara.
Angkanya cukup signifikan. Sebagai contoh, di GOR Otista saja ada 36 kepala keluarga dengan 127 jiwa. Gabungan pengungsi di dua sekolah di Kampung Melayu bahkan mencapai 113 KK atau 405 jiwa. Situasi ini menggambarkan betapa besarnya dampak yang harus ditanggung warga.
Artikel Terkait
Menteri Parekraf Apresiasi Banten Creative Fest, Soroti Anggaran Rp10 Triliun untuk Ekraf
Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS dari CCTV, Tegaskan Bukan Buatan AI
Polisi Depok Amankan 13 Pelaku dan 4.066 Butir Tramadol dalam Operasi Maret 2026
Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik