Pembahasannya sendiri bakal luas sekali. Isu ekonomi, investasi, dan energi pasti masuk. Lalu ada juga program-program kerakyatan yang sedang digenjot. Misalnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga program Makan Bergizi Gratis yang ramai dibicarakan itu.
Di sisi lain, Rakornas ini tak cuma fokus pada program pembangunan. Aspek pengawasan dan penegakan hukum juga akan dibedah. Peran Kejaksaan, TNI, Polri, dan KPK dalam mengamankan serta mengawal program prioritas akan jadi perhatian. Tujuannya jelas: agar eksekusi di lapangan berjalan efektif, transparan, dan tentu saja, berkelanjutan.
Dengan skala sebesar ini, peserta yang diundang pun tak main-main. Sekitar 4.453 orang diperkirakan hadir. Mereka adalah perwakilan dari kementerian/lembaga, para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh penjuru Tanah Air.
Menyangkut pelaksanaannya, Benni menyampaikan imbauan. Masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar SICC, diharap bisa memahami adanya peningkatan aktivitas dan mobilitas selama acara berlangsung. Kemendagri berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatur lalu lintas dan meminimalkan gangguan. Harapannya, rakornas besar ini bisa berjalan tertib dan aman, tanpa mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Lumajang Dini Hari
Anggota DPRD Pelalawan Diperiksa Polisi Terkait Ijazah Orang Lain
Politisi Mali Divonis Tiga Tahun Penjara di Pantai Gading Atas Tuduhan Hina Presiden
Kasus Hogi Minaya Ditutup, Kejari Sleman: Demi Kepentingan Hukum