Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengonfirmasi hal ini.
"Benar, ditutup sementara. Ini sesuai arahan Pak Gubernur saat beliau berkunjung langsung ke lokasi RDF Rorotan," ujar Asep Kuswanto, Sabtu (22/3/2025).
Menurut Asep, ada beberapa penyebab mengapa bau tak sedap itu terus muncul. Deodorizer-nya belum berfungsi optimal, katanya. Belum lagi pengolahan limbah cair yang masih kurang maksimal, ditambah cerobong yang ternyata perlu perbaikan.
Di sisi lain, Gubernur Pramono Anung sudah berjanji akan bertanggung jawab. Ia memerintahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk segera menangani dan mengoordinasikan penanganan kesehatan warga yang terdampak. Persoalan ini jelas butuh solusi yang tak setengah hati.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pelalawan Diperiksa Polisi Terkait Ijazah Orang Lain
Politisi Mali Divonis Tiga Tahun Penjara di Pantai Gading Atas Tuduhan Hina Presiden
Kasus Hogi Minaya Ditutup, Kejari Sleman: Demi Kepentingan Hukum
Tiga TKA China Jadi Tersangka Pengeroyokan Pekerja Lokal di Tambang Kolaka