JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah tak tanggung-tanggung dalam menangani musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Seluruh kekuatan negara dikerahkan. Pernyataan ini disampaikannya di hadapan ribuan kader Partai Golkar, dalam acara peringatan HUT partai ke-61, Jumat lalu di Istora Senayan.
Yang menarik, Prabowo menyoroti skala mobilisasi yang luar biasa. “Mungkin beberapa bulan atau beberapa tahun yang lalu tidak ada yang bisa memperkirakan bahwa negara kita mampu mengerahkan 50 helikopter,” ujarnya.
Kalimat itu ia lontarkan dengan nada tegas, menggambarkan sebuah upaya yang disebutnya belum pernah terjadi sebelumnya.
Lalu, bagaimana wujudnya di lapangan? Ternyata, bukan cuma lima puluh helikopter berbagai tipe yang diterbangkan. Armada udara itu diperkuat oleh pesawat angkut berat Hercules C-130J dan juga Airbus A400. Tugas mereka jelas: mempercepat evakuasi dan menyalurkan bantuan.
Di sisi lain, kondisi di ketiga provinsi itu memang memprihatinkan. Ribuan warga terpaksa mengungsi, dan sayangnya ada korban jiwa yang berjatuhan. Infrastruktur jalan hancur di beberapa titik, memutus akses darat. Itulah mengapa bantuan lewat udara menjadi satu-satunya harapan untuk mengirim logistik, bahan bakar, dan tentu saja, menyelamatkan nyawa.
Pemerintah pusat, menurut informasi terakhir, terus berkoordinasi ketat dengan daerah dan BNPB. Tujuannya satu: memastikan bantuan itu benar-benar sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan, secepat mungkin. Situasinya dinamis, tapi upaya penyelamatan jelas tak boleh kendur.
Artikel Terkait
Pengundian Fase Grup Piala Asia 2027 Digelar Akhir Pekan Ini, Indonesia di Pot 4
Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China 1-0, Kunci Kemenangan Dramatis di Laga Perdana Piala Asia
Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Imbas Proyek LRT, Sediakan Dua Halte Temporer
22.617 Warga Tinggalkan Jakarta Usai Lebaran, Hampir Dua Kali Lipat Jumlah Pendatang Baru