Latihan tembak langsung akan digelar oleh Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran di perairan Selat Hormuz. Waktunya awal Februari nanti. Latihan ini tak lepas dari situasi panas antara Teheran dan Washington, di mana ancaman serangan AS terus membayangi.
Menurut laporan Press TV yang diangkat Al Arabiya, Jumat lalu, latihan itu dijadwalkan berlangsung pada tanggal 1 dan 2 Februari. Lokasinya tepat di selat yang jadi urat nadi minyak dunia itu.
Memang, Selat Hormuz bukan jalur sembarangan. Ini adalah gerbang utama ekspor minyak. Hampir seperlima pasokan minyak global harus melewati perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan dunia luar ini. Negara-negara produsen besar macam Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab sangat bergantung padanya.
Ketegangan dengan AS sendiri makin memuncak. Presiden Donald Trump baru-baru ini memberi peringatan soal batas waktu kesepakatan nuklir. Sehari sebelumnya, Teheran sudah bersumpah akan membalas dengan "respons yang menghancurkan" terhadap serangan apa pun. Latihan militer ini, dalam suasana seperti itu, jelas punya pesan tersendiri.
Artikel Terkait
Misteri di Pinggir Tol: Pria Tewas di Dalam Mobil yang Masih Menyala
Genangan 1,7 Meter di Pejaten Timur, Warga: Nyelamatin Diri Aja, Bu
Presiden Tinubu Tersandung di Ankara, Juru Bicara: Hanya Insiden Singkat
Buruh Desak Prabowo Cabut Indonesia dari Dewan Perdamaian Gaza, Tolak Duduk Satu Meja dengan Israel