Jakarta Masih Terendam: 39 RT dan Tiga Ruas Jalan Belum Bebas Banjir

- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:05 WIB
Jakarta Masih Terendam: 39 RT dan Tiga Ruas Jalan Belum Bebas Banjir

Jakarta Timur jadi wilayah terdampak terbesar, dengan 21 RT tergenang. Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, hingga Balekambang semua kebagian. Ketinggian airnya beragam, mulai dari 50 cm hingga yang paling dalam 3,5 meter. Lagi-lagi, Ciliwung disebut sebagai biang keroknya.

Jakarta Utara: 2 RT terendam. Tepatnya di Kelurahan Cilincing dan Marunda, masing-masing satu RT. Genangan di sini relatif rendah, 20-30 cm, akibat luapan Kali Nagrak dan hujan yang tak kunjung berhenti.

Sementara itu, sejumlah warga yang rumahnya tak lagi layak huni terpaksa mengungsi. Mereka ditampung di beberapa titik.

Di Jakarta Barat, tepatnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke, sebanyak 3 KK (14 jiwa) mengungsi di Masjid Jami AlFudhola.

Jakarta Pusat menampung pengungsi di Kelurahan Karet Tengsin. RPTRA Segas RW.06 menampung 1 KK (2 jiwa), sementara Aula Masjid Muhajirin RW.07 menampung lebih banyak, yaitu 12 KK (48 jiwa).

Jakarta Timur memiliki beberapa titik pengungsian. Di Kelurahan Kampung Melayu, SDN Kampung Melayu 02 menjadi tempat sementara bagi 41 KK (152 jiwa).

Di Kelurahan Cawang, pengungsi tersebar di Saung Lapangan Tennis RW 03 (17 KK/40 jiwa) dan Musholla Al Islah (20 KK/50 jiwa).

Lalu di Kelurahan Bidara Cina, Aula Masjid Al Abror menampung 3 KK dengan total 9 jiwa.

Kondisinya memang belum ideal. Butuh waktu dan kerja keras agar semuanya kembali normal.


Halaman:

Komentar