Tapi, detailnya sangat minim. Dalam laporan terpisah, AFP mencatat bahwa Trump enggan menjelaskan lebih jauh. Dia sama sekali tidak mau berkomentar apakah kesepakatan itu juga mencakup soal kontrol Amerika atas pulau Arktik tersebut.
Yang menarik, pernyataan Trump ini muncul setelah dia bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Davos. Sepertinya, pembicaraan di Forum Ekonomi Dunia di resor ski Swiss itu membuatnya berubah pikiran.
Tak lama kemudian, lewat unggahan di Truth Social, platform media sosial miliknya, Trump menegaskan kembali klaimnya. "Kami telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan, pada kenyataannya, seluruh Wilayah Arktik," tulisnya.
Nah, di tengah situasi yang belum jelas ini, kunjungan Raja Frederik ke Greenland bulan depan dipastikan akan penuh dengan perhatian. Banyak yang menunggu, apa yang akan disampaikan sang Raja langsung kepada rakyat Greenland.
Artikel Terkait
Aceh Beralih ke Fase Pemulihan, Gubernur Mualem Beri Instruksi Ketat
Pedagang Sayur di Sepatan Diamankan Polisi, Sembunyikan Puluhan Pil Tramadol
Duka di Boyolali: Bocah 5 Tahun Tewas, Ibunya Terluka dalam Perampokan Berdarah
Uni Eropa Siap Golongkan IRGC Iran Sebagai Teroris, Tehran Murka