Namun begitu, persoalan di Bekasi ternyata tak cuma soal pompa yang meledak. Banyak warga yang terpaksa mengungsi karena rumahnya kebanjiran. Sementara itu, proyek pembangunan tanggul yang diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang, masih terhambat.
"Kendala utamanya ya pembebasan lahan," ungkap Tri soal proyek tanggulisasi tersebut.
"Misalnya di daerah Mawar, tanggul itu seharusnya sudah dibangun. Tapi realitanya belum."
Persoalan lain yang juga disorot adalah banyaknya bangunan yang berdiri di bantaran kali. Menurut Tri, hal ini jelas melanggar kaidah dan memperparah kondisi banjir. Dia menyebut ada sekitar 72 bangunan liar, salah satunya di sekitar kawasan Lotte, yang akan segera ditertibkan.
Tri pun mengimbau warga yang masih ngotot tinggal di bantaran sungai untuk segera menertibkan diri. Apalagi jika tanah yang ditempati itu sebenarnya adalah tanah DAS, bukan milik pribadi.
"Mereka seharusnya sudah berpindah. Kalau tidak, kita terpaksa akan melakukan penertiban dalam waktu dekat. Ini demi pengendalian banjir yang lebih baik," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka