Kabupaten Aceh Tamiang kembali berbenah. Pasca diterjang banjir bandang dan tanah longsor, wilayah itu kini mendapat suntikan tenaga dari para calon pemimpin Polri. Ratusan taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dikerahkan dalam sebuah latihan integrasi yang tak biasa. Mereka tak hanya berlatih, tapi terjun langsung membantu pemulihan.
Program ini bernama Latsitardus 2026. Tujuannya jelas: mempercepat rehabilitasi daerah yang porak-poranda.
Danyon Taruna TK 3 Akpol, AKBP Evon Fitrianto, menjelaskan alasan pemilihan lokasi.
"Latsitardus kita diarahkan ke Aceh Tamiang, dengan harapan mempercepat pemulihan dan rehabilitasi warga masyarakat," ujar Evon, Kamis lalu.
Ia menegaskan, langkah ini selaras dengan program pemerintah untuk pemulihan Aceh pasca bencana. "Memang membutuhkan tenaga di sini," tambahnya.
Namun begitu, misi mereka lebih dari sekadar kerja fisik. Evon menyebut, latihan ini dirancang untuk membentuk empati dan kepekaan sosial para taruna. Mereka diharapkan hadir bukan sebagai simbol, tapi sebagai solusi nyata di tengah masyarakat yang sedang terluka.
"Taruna harus hadir sebagai solusi, bekerja tulus, disiplin, serta menjaga marwah Polri di tengah masyarakat," tegasnya.
Inilah, menurutnya, wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan betul-betul berorientasi pada pelayanan.
Artikel Terkait
Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Unggul 4 Poin dari Borneo
Bengkel di Bekasi Perkenalkan Metode Rebuild Total untuk Servis Kaki-Kaki Mobil
Sopir Truk Protes Penolakan Muatan dengan Parkir Melintang di Pelabuhan BBJ
Jadwal Salat dan Waktu Utama Zakat Fitrah di Denpasar 16 Maret 2026