Di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/1) lalu, sebuah nota kesepahaman ditandatangani. Kerja sama ini melibatkan Pemprov DKI Jakarta dan Lemhannas RI, dengan satu tujuan utama: membangun kepemimpinan ASN yang lebih tangguh. Kolaborasi ini dirancang untuk lebih sistematis dan berkelanjutan ke depannya.
Gubernur DKI, Pramono Anung, menekankan betapa pentingnya langkah ini. Baginya, posisi Jakarta sebagai ibu kota negara bukan sekadar status, melainkan beban tanggung jawab yang besar.
ujar Pramono. Ia berharap kolaborasi ini bisa melahirkan pemimpin birokrasi berkarakter negarawan. Pemimpin yang tak cuma paham seluk-beluk lokal, tapi juga punya wawasan global dan kemampuan mengambil keputusan yang jitu.
“Dengan kolaborasi yang baik, pemerintahan akan berjalan lebih tenang dan efektif, serta benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” imbuhnya lagi.
Artikel Terkait
KPK Periksa Enam Kades dan Ajudan Bupati Pati Terkait Pungli Rp 2,6 Miliar
Jelantah Bisa Ditukar Poin Belanja, Alfamart Pasang 100 Kotak Khusus
Ketika Berbuat Baik Bisa Berujung Jeruji: Alarm Sosial dari Kasus Hogi
Anggaran Rp808 Miliar Menganggur, Krisis Air Padang Dinilai Gagal karena Lambannya Respons Pemkot