Harapan Chelsea untuk bertahan di zona empat besar Liga Premier Inggris mendapat pukulan telak. Di Stamford Bridge, mereka tumbang dengan skor tipis 1-0 dari Newcastle United. Liam Rosenior, sang manajer, tampak jelas kecewa. Menurutnya, ada dua hal yang jadi biang keladi: ketumpulan di lini serang dan kecerobohan fatal di belakang.
Awalnya, Chelsea tampil meyakinkan. Dalam 15 menit pertama, mereka menguasai bola dan terlihat lebih berbahaya. Tapi sepakbola memang tak pernah bisa ditebak. Newcastle, lewat serangan pertama mereka yang tajam, justru berhasil membobol gawang tuan rumah. Joe Willock merangsek, lalu menyodorkan umpan matang. Anthony Gordon yang menyelesaikannya dengan sempurna.
Gol itu mengubah segalanya. Newcastle memilih bertahan rapat, membentuk benteng yang membuat para penyerang Chelsea frustrasi. Cole Palmer dan Liam Delap sempat dapat peluang bagus. Tapi Aaron Ramsdale di gawang Newcastle tampil gemilang. Belum lagi tendangan Reece James di masa injury time yang hanya mampu membentur tiang. Skor 1-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Dalam konferensi pers usai laga, Rosenior tak menyembunyikan rasa frustrasinya.
Artikel Terkait
Real Madrid Hantam Elche 4-1, Tekan Barcelona di Puncak Klasemen
Depok Liburkan CFD Dua Minggu Sambut Idulfitri
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp25.000 per Gram
TNI Hidupkan Kembali Jabatan Kepala Staf Teritorial Setelah 25 Tahun