Polisi di Kabupaten Luwu, Sulsel, akhirnya meringkus tujuh pemuda yang terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang pengendara mobil. Yang membuat aksi mereka semakin keji, para pelaku juga menyiram air panas ke arah istri korban yang sedang menggendong dua anak balitanya. Penangkapan ini berlangsung cepat, kurang dari satu hari pasca kejadian.
Menurut sejumlah saksi, kejadian berawal dari insiden nyaris senggol di jalan. Namun begitu, emosi langsung memanas dan berujung pada penganiayaan massal.
Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Rabbani, membeberkan kronologi penangkapan. "Sekitar jam dua siang waktu setempat kejadiannya. Tim kami dari Unit Reskrim langsung bergerak ke TKP," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Dari informasi yang dikumpulkan, kami langsung memburu para pelaku. Alhamdulillah, lima orang berhasil diamankan lebih dulu."
Setelah itu, polisi tak berhenti. Mereka melakukan pengembangan. Hasilnya, dua pelaku tersisa bisa diciduk tak lama kemudian, sekitar pukul tiga setengah sore. "Semuanya kami amankan di Mapolsek Walenrang untuk proses hukum lebih lanjut," jelas Ibnu Rabbani.
Artikel Terkait
Ledakan Tabung Gas di Kapal KM Citra Anugrah Tewaskan Dua ABK di Selayar
Pengadilan Selesaikan Pengukuran Tanah Hotel Sultan, Eksekusi Makin Terbuka
Ledakan Tabung Gas di Kapal Tewaskan Dua Awak di Pelabuhan Selayar
Dua Ponsel Oppo Laku Rp 59,7 Juta di Lelang KPK, Disebut Anomali