Reaksi Tokyo pun keras. Pemerintah Jepang secara tegas mengutuk Pyongyang. Uji coba kemarin dinilai sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB, sekaligus ancaman nyata bagi stabilitas kawasan dan keamanan nasional Jepang sendiri.
Namun begitu, Kim justru melihatnya dari sudut pandang berbeda. Baginya, keberhasilan uji tembak ini punya makna politis yang dalam.
“Hasil dan signifikansi uji coba ini akan menjadi sumber penderitaan mental yang luar biasa dan ancaman serius bagi kekuatan-kekuatan yang mencoba memprovokasi konfrontasi militer dengan kita,” tegasnya.
Jadi, situasinya jelas: sementara dunia internasional kembali menyoroti pelanggaran yang terjadi, Pyongyang justru bersiap untuk mengumumkan babak baru dalam agenda nuklirnya. Semuanya menunggu kongres partai yang akan datang.
Artikel Terkait
Polisi Megamendung Amankan 30 Botol Miras dalam Patroli Ramadan
Amri/Nita Akui Masalah Konsistensi Usai Gagal ke Final Swiss Open
Netizen Indonesia Ramai-ramai Menjodohkan Barron Trump dengan Putri Kim Jong-un
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Pekan Depan