Jasad Afrianti, seorang guru SD berusia 41 tahun dari Depok, ditemukan di kawasan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Polisi kini telah berhasil mengidentifikasi pelaku di balik pembunuhan mengenaskan itu. Langkah selanjutnya? Mereka akan segera memasukkan nama tersangka ke dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.
Kanit Reskrim Polsek Gunungputri, Ipda Rudolf Pasaribu, mengonfirmasi rencana itu ketika ditemui wartawan pada Rabu (28/1/2026).
"Proses penerbitan DPO sedang berjalan," ujar Rudolf, menanggapi pertanyaan soal status pencarian pelaku.
Soal hubungan antara pelaku dan korban, Rudolf mengakuinya. Menurutnya, pelaku dan Afrianti saling kenal. Tapi ketika ditanya lebih dalam apakah mereka teman dekat atau bahkan punya hubungan spesial Rudolf memilih tak berkomentar. Ia enggan merinci lebih jauh.
Di sisi lain, upaya pengejaran sudah dimulai. Tim telah mendatangi rumah sang tersangka. Sayangnya, saat pemeriksaan dilakukan, pelaku tak berada di tempat. Hanya anggota keluarganya yang ditemui di lokasi.
"Diduga pelaku tidak ada di rumah saat itu," tutur Rudolf singkat.
Pencarian kini terus digenjot. Masyarakat sekitar diharap tetap waspada sementara polisi memburu orang yang diduga kuat telah menghilangkan nyawa seorang pendidik itu.
Artikel Terkait
Kemendikdasmen Rilis Pedoman Hardiknas 2026, Tema dan Aturan Upacara Resmi Ditetapkan
Rustini Muhaimin: Perempuan Garda Terdepan Ciptakan Generasi Unggul Lewat Literasi Keuangan, Gizi, dan Perlindungan Anak
Serangan di Belgorod Target Minibus Penumpang, Tiga Tewas dan Delapan Luka-Luka
Jakarta Barat Kubur 234 Kilogram Ikan Sapu-sapu, Petugas Kesulitan Basmi Telur di Lubang Turap