Saksi Kunci di Sidang Korupsi Chromebook Klaim Lupa, Jaksa Sampai Angkat Tangan

- Rabu, 28 Januari 2026 | 03:15 WIB
Saksi Kunci di Sidang Korupsi Chromebook Klaim Lupa, Jaksa Sampai Angkat Tangan

Kilas Balik dari Saksi Lain

Sebelumnya, kesaksian justru datang dari pihak yang lebih sepuh. Hamid Muhammad, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen, telah memberi penjelasan lengkap di persidangan Senin sebelumnya. Menurutnya, uji coba Chromebook tahun 2018 memang gagal total. Penyebabnya klasik: jaringan listrik dan internet yang terbatas, plus ketidakcocokan dengan aplikasi pendidikan yang sudah jalan.

Nah, informasi kegagalan ini konon sudah disampaikan ke Tim Wartek, termasuk kepada Fiona Handayani sendiri.

Yang menarik, saat jaksa mendalami apakah kegagalan itu juga dibahas dalam rapat tertutup dengan Mendikbud Nadiem, jawaban Hamid terkesan hambar. “Tidak ada tanya jawab di situ, Pak,” ujarnya.

“Jadi langsung aja Menteri yang punya otoritas sebagai Menteri memerintahkan 'Go ahead with Chromebook',” sergah jaksa, mencoba memastikan.

“Ya semuanya mendengar sih penjelasan dari itu,” balas Hamid, mengiyakan bahwa Tim Wartek telah mengetahui masalahnya.

Dari dua kesaksian ini, terlihat ada celah yang masih gelap. Di satu sisi, ada laporan kegagalan yang sudah diketahui tim. Di sisi lain, perintah untuk melanjutkan proyek tetap keluar. Dan kini, di persidangan, ingatan tentang momen krusial itu justru kabur atau sengaja dikaburkan. Sidang ini masih panjang, dan setiap kilas ingatan yang muncul bisa mengubah arah cerita.


Halaman:

Komentar