Menjelang Lebaran 2026, antusiasme masyarakat untuk mudik dengan kereta api sudah terlihat nyata. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat, dari total kapasitas lebih dari 1 juta tempat duduk, tiket yang sudah laku terjual mencapai angka 698.021. Artinya, masih ada sekitar 377.902 kursi yang menganggur atau dengan kata lain, tingkat keterisiannya baru sekitar 65%.
Franoto Wibowo, Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, membenarkan data tersebut saat dikonfirmasi Minggu lalu.
"Kami masih punya stok tiket yang cukup banyak, kok. Sekitar 377.902 kursi masih tersedia untuk dipesan masyarakat," ujarnya.
Namun begitu, ada periode tertentu yang justru hampir penuh. Puncak penjualan terjadi pada rentang 11 hingga 20 Maret 2026, dengan total 451.219 tiket berhasil dipesan. Beberapa tanggal di dalamnya bahkan sudah nyaris fully booked.
"Khususnya dari tanggal 15 sampai 20 Maret, sisa kursi per harinya rata-rata di bawah 1.000. Bisa dibilang tinggal tersisa sedikit sekali," jelas Franoto.
Tanggal 15 Maret memimpin dengan 51.044 tiket terjual, disusul 18 Maret (49.663), 19 Maret (49.023), 16 Maret (48.669), dan 17 Maret (47.275).
Di sisi lain, bagi yang belum dapat tiket di tanggal-tanggal peak itu, jangan khawatir. Pilihan perjalanan masih terbuka lebar untuk periode setelahnya, yaitu 21 Maret hingga 1 April. Franoto menyebut, masih ada sekitar 359.025 tiket yang bisa diburu.
Ada kabar baik juga soal harga. Pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tarif 30% untuk kereta kelas ekonomi komersial, berlaku dari 14 hingga 29 Maret. Program nasional ini menyediakan kuota sekitar 1,2 juta tempat duduk. Lumayan untuk menghemat anggaran mudik.
Soal operasional, KAI Daop 1 Jakarta akan mengerahkan 68 perjalanan kereta jarak jauh reguler setiap hari selama Angkutan Lebaran. Mereka juga menambah armada: 12 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir, 7 dari Pasar Senen, plus 4 perjalanan kereta dalam program Motor Gratis.
Franoto mengingatkan hal yang kerap dianggap sepele. "Bagi yang sudah memegang tiket, usahakan datang lebih awal ke stasiun. Perhatikan jadwal dengan seksama," imbuhnya.
Imbauan itu sederhana, tapi penting. Tujuannya jelas, agar perjalanan mudik tahun ini bisa berlangsung aman, nyaman, dan yang paling diharapkan lancar tanpa kendala.
Artikel Terkait
Hardiknas 2026 Jatuh pada Sabtu, Sekolah Tetap Libur Meski Bukan Hari Libur Nasional
Kemendikdasmen Tetapkan Aturan Upacara Hardiknas 2026, Peserta Wajib Pakai Pakaian Adat
Rupiah Anjlok ke Rp17.326 per Dolar AS, Negosiasi AS-Iran Macet Jadi Biang Kerok
Serangan Udara Israel Hantam Lebanon Selatan, Lima Anggota Satu Keluarga Tewas