Hujan tak henti mengguyur selama dua hari berturut-turut. Rupanya, itulah pemicu utama bencana tanah longsor yang melanda Dusun Pasir Kuning di Kabupaten Bandung Barat. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafi'i, mengungkapkan fakta itu dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Selasa lalu.
Menurut Syafi'i, lokasi kejadian berada di kawasan Gunung Burangrang. Ketinggiannya mencapai sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.
Begitu penjelasannya di hadapan para anggota dewan.
Awalnya, tim hanya mendeteksi satu titik puncak sebagai mahkota longsor. Dari titik itu hingga area terdampak paling bawah, jaraknya mencapai sekitar 2 kilometer lebih. Sungai kecil yang semula hanya selebar 2-5 meter, tiba-tiba melebar jadi 140 meter akibat terjangan material.
Syafi'i menambahkan. Luasnya jauh melampaui perkiraan awal.
Artikel Terkait
Polisi Megamendung Amankan 30 Botol Miras dalam Patroli Ramadan
Amri/Nita Akui Masalah Konsistensi Usai Gagal ke Final Swiss Open
Netizen Indonesia Ramai-ramai Menjodohkan Barron Trump dengan Putri Kim Jong-un
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Pekan Depan