“Sampai dengan saat ini panen yang telah kita lakukan telah menghasilkan jagung pakan ternak sebanyak 3,57 juta ton,” ungkap Sigit.
Angka panen yang besar itu tercapai pada tahun 2025. Yang menarik, capaian ini rupanya mendapat sorotan positif dari pimpinan tertinggi. Sigit menyebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung atas kerja keras tersebut.
Apresiasi itu mungkin datang karena dampaknya terasa pada data nasional. Menurut Sigit, merujuk data BPS, panen jagung nasional mengalami kenaikan sekitar 9% dari tahun 2024. Atau setara dengan 13,6 juta ton. Kontribusi Polri, dengan 3,5 juta ton lebih hasil panennya, jelas memberi warna dalam statistik kenaikan itu.
Jadi, di tengah tugas utama menjaga keamanan, Polri ternyata juga menyisihkan tenaga untuk turun ke sawah dan ladang. Upaya swasembada pangan, tampaknya, memang memerlukan gotong royong dari banyak pihak.
Artikel Terkait
Budi Doremi Keluhkan Jalan Rusak di Sitauan, PUPR Serang Janji Perbaikan Tahun Ini
Novel Bamukmin Dipanggil Polisi Usai Lapor Pandji Soal Lawakan Mens Rea
KPK Tegaskan: Fokus Sidang, Bukan Narasi di Luar Pengadilan
Penganiayaan di Depok Berakhir dengan Penangkapan, Korban Diminta Segera Melapor