Kabar duka masih menyelimuti Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tiga stafnya menjadi korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Maros. Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka, KKP tak hanya memberikan santunan. Ada komitmen lebih: beasiswa pendidikan akan disiapkan untuk anak-anak yang ditinggalkan para almarhum.
Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, menyampaikan hal itu dalam upacara penghormatan terakhir di Jakarta, Minggu lalu. Suasana hening di AUP, Pasar Minggu, menjadi saksi.
"Bagi keluarga almarhum yang ditinggalkan, tentunya akan diberikan santunan sesuai ketentuan yang berlaku serta anak almarhum akan diberikan beasiswa pendidikan,"
Begitu bunyi amanat Menteri Sakti Wahyu Trenggono yang dibacakan Didit.
Dalam kesempatan yang penuh haru itu, Didit juga menyampaikan duka mendalam untuk Ferry Irawan, Yoga Naufal Prakoso, dan Kapten Andy Dahananto. Doa dipanjatkan agar mereka husnul khatimah.
"Mari kita bersama-sama mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Diampuni segala dosa dan diterima semua amal ibadahnya,"
Artikel Terkait
Kekasih Lula Lahfah Diperiksa Polisi Besok, Obat-obatan Jadi Barang Bukti
Prabowo Curi Waktu di Davos, Minta Saran Zidane untuk Sepak Bola Indonesia
Makassar Jadi Panggung Politik Terbuka PSI di Rakernas Perdana
Duka di Tengah Bencana: Dua Polisi Gugur Tertabrak Truk TNI Saat Tangani Longsor