Hujan tak henti-hentinya mengguyur kawasan lereng Gunung Slamet sejak Jumat malam. Akibatnya, Sabtu dini hari (24/1), bencana datang. Banjir bandang menyapu tiga kabupaten sekaligus: Purbalingga, Pemalang, dan Tegal. Situasinya cukup parah.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengonfirmasi kejadian ini.
"Banjir bandang di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Purbalingga, Pemalang, dan Tegal," ujarnya, Sabtu siang.
Di Pemalang, dampaknya sungguh tragis. Arus deras menerjang empat desa di dua kecamatan Gunungsari, Penakir, Jurangmangu di Kecamatan Pulosari, plus Desa Sima di Kecamatan Moga. Bukan cuma kerusakan material, nyawa pun jadi taruhan.
"Korban jiwa 1 MD, 2 luka berat, 22 luka ringan sudah di bawa ke rumah sakit. Pengungsi 119 orang," jelas Bergas dengan nada serius.
Sementara itu, di Purbalingga, banjir datang membawa 'bonus' material mengerikan: lumpur dan batu-batu besar. Kecamatan Rembang dan Karangreja jadi sasaran. Jalanan pun terputus.
Artikel Terkait
Begal Panjat Atap Rumah Usai Jambret Kalung di Tambora
Tito Karnavian Resmikan Huntara di Agam, Desak Daerah Percepat Data Korban
Trump Ancam Kanada dengan Tarif 100% Jika Berani Dekat ke China
Tol Jakarta-Merak Lumpuh, Genangan Ciujung Macetkan Lalu Lintas Hingga 10 Kilometer