Tak cuma itu, dia juga mengulang klaim lamanya bahwa NATO takkan membantu Amerika jika diperlukan. Pernyataan ini, seperti yang sebelumnya, langsung menuai kritik.
Inggris jelas tersinggung. Menteri Kesehatan Stephen Kinnock menyebut Perdana Menteri Keir Starmer pasti akan membahas hal ini dengan Trump. Rasa bangga pada angkatan bersenjata menjadi harga diri yang tak bisa diabaikan.
"Saya pikir dia pasti akan mengangkat masalah ini dengan presiden..." kata Kinnock kepada Radio LBC.
"Dia sangat banggu dengan angkatan bersenjata kita, dan dia akan menjelaskan hal itu kepada presiden," tegasnya.
Memang, korban jiwa di Afghanistan bukan cuma dari AS atau Inggris. Pasukan dari sekutu NATO lain seperti Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Denmark juga banyak yang gugur. Perang itu, pada akhirnya, menjadi pengorbanan kolektif yang pahit. Dan komentar Trump, bagi banyak pihak di Inggris, terasa seperti menginjak-injak pengorbanan itu.
Artikel Terkait
Nahas di Jalan Pemuda, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Mogok
Jakarta Terjebak: Perbaikan Jalan Ditunda Sampai Hujan Reda
Mantan Kajari HSU Ajukan Praperadilan, Gugat Sah-tidaknya Penyitaan KPK
Polri Gelar Rotasi Besar, Kapolda hingga Kapolres Bergeser