BNN dan Singapura Perkuat Kerja Sama, Kejar Aset Narkoba
Rabu lalu, Komjen Suyudi Ario Seto dari BNN RI duduk bersama pimpinan Central Narcotics Bureau (CNB) Singapura. Pertemuan itu bukan sekadar formalitas. Agenda utamanya jelas: membahas strategi baru untuk melacak dan menyita aset hasil kejahatan narkotika, khususnya yang berkaitan dengan pencucian uang.
Menurut sejumlah saksi, pertemuan dengan Direktur CNB Sebastian Tan beserta jajarannya berlangsung cukup intens. Fokusnya pada satu pola yang kerap dipakai sindikat: menyembunyikan uang haram di sistem keuangan luar negeri. Untuk itu, Suyudi langsung mengusulkan penguatan pertukaran informasi intelijen. Tujuannya sederhana tapi sulit: mempersempit ruang gerak mereka.
"Kejahatan narkotika tidak bisa diputus hanya dengan menangkap pelaku di lapangan," tegas Suyudi.
"Yang jauh lebih menentukan adalah memutus aliran uangnya. Karena itu, kerja sama pelacakan aset dan pertukaran intelijen keuangan menjadi kunci dalam melumpuhkan jaringan narkotika lintas negara."
Artikel Terkait
Honda T360, Mobil Pick Up Pertama yang Tancap Gas di Indonesia pada 1963
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dan 6 Orang Lain dalam OTT Dugaan Suap Proyek
Pakistan Berlakukan Kerja 4 Hari dan Perpanjang Libur Sekolah Imbas Lonjakan Harga Minyak
Alisson Absen, Liverpool Hadapi Galatasaray Tanpa Kiper Utama