Presiden Prabowo Subianto sudah mendarat di Swiss. Agenda utamanya? Menghadiri pertemuan puncak Forum Ekonomi Dunia di Davos yang legendaris itu. Di sana, ia bakal jadi salah satu pembicara kunci.
Yang menarik, Prabowo rencananya akan memaparkan konsep ekonominya sendiri yang belakangan ramai disebut sebagai "Prabowonomics". Ia akan membagikan pemikiran dan langkah-langkah yang sudah dijalankan, baik sebelum maupun setelah dilantik menjadi presiden.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberi sedikit bocoran.
"Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep pemikiran ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang. Dan itu beliau sebut dengan Prabowonomics, jadi anda lihat saja besok," ujar Teddy, Kamis (22/1/2026).
Menurut Teddy, forum bergengsi ini dihadiri lebih dari 65 pemimpin negara dan pemerintahan. Tak ketinggalan, seribu lebih CEO perusahaan raksasa global juga akan hadir. Momen yang tepat untuk menunjukkan progres Indonesia.
World Economic Forum sendiri bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa. Ini adalah organisasi nirlaba yang jadi wadah kolaborasi para pemimpin dunia untuk menjawab tantangan global. Tema tahun ini, "A Spirit of Dialogue", menggaungkan pentingnya dialog terbuka di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang makin rumit.
Keikutsertaan Indonesia di Davos tahun ini punya arti strategis. Bukan cuma soal menyampaikan gagasan, tapi juga untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi dunia. Momentum ini dipakai untuk menarik minat investor, terutama di sektor andalan seperti energi hijau dan ekonomi digital.
Nah, untuk memaksimalkan itu, Indonesia juga menggelar Indonesia Pavilion dan acara Indonesia Night. Tujuannya jelas: menjalin hubungan langsung dan memperkuat jaringan untuk mendatangkan lebih banyak investasi ke Tanah Air.
Prabowo tiba di Bandara Zurich sehari sebelumnya, Rabu (21/1) sore waktu setempat. Penerbangannya dari London hanya sekitar satu setengah jam. Di bandara, Dubes RI untuk Swiss, I Gede Ngurah Swajaya, sudah menunggu untuk menyambut kedatangan sang Presiden dan rombongan.
Kini, semua mata tertuju pada penampilan Prabowo di panggung dunia besok.
Artikel Terkait
Enam Tokoh Berdatangan ke Istana, Isu Reshuffle Terbatas Makin Menguat
Polisi Tangkap Pengangguran di Mojokerto yang Tipu 32 Perempuan Lewat Aplikasi Kencan dengan Foto Hasil AI
321 Pemda Nol Langkah Kendalikan Inflasi, Kemendagri: Jangan Hanya Hadir di Rapat
Jumhur Hidayat Tiba di Istana, Isu Pelantikan sebagai Menteri Lingkungan Hidup Menguat