Akibat benturan keras itu, angkot terpelanting dan akhirnya terguling. Hanya ada satu korban dalam kejadian ini, yaitu sang pengemudi. Ia langsung dilarikan ke RS Ciawi untuk mendapatkan perawatan.
Lantas, apa penyebabnya? Jajuli menduga kuat, sopir kehilangan konsentrasi saat mengemudi di tengah hujan lebat. Visibilitas yang buruk rupanya menjadi faktor kunci.
"Penyebab kecelakaan, kurang antisipasi dikarenakan pandangan terbatas oleh hujan," sebutnya.
Jadi, selain faktor cuaca, kemampuan pengendara untuk tetap fokus di kondisi ekstrem juga dipertanyakan. Kejadian ini kembali mengingatkan betapa berbahayanya berkendara saat hujan deras kewaspadaan ekstra mutlak diperlukan.
Artikel Terkait
Kapolda Metro Jaya Tinjau Arus Mudik di Pulo Gebang, Jumlah Penumpang Turun
Jateng Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Jelang Mudik Lebaran 2026
Pembagian Zakat Rp 50 Ribu di Gresik Ricuh, Ibu-ibu Terpukul hingga Wajah Lebam
238 Ribu Tiket Kereta Ludes, KAI Tambah 150 Petugas Amankan Jalur Rawan Mudik