“Kita ingin teman-teman TNI-Polri terwakili di berbagai layanan,” tambahnya.
Kebijakan penambahan ini bukan tanpa sebab. Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak sudah sempat menyebut bahwa presiden punya andil. Presiden Prabowo Subianto secara khusus memerintahkan penambahan petugas dari kedua institusi tersebut.
“Itu perintah Presiden. Kita tambah supaya mereka bisa bertugas lebih baik. Soalnya, petugas dari TNI dan Polri biasanya lebih prima. Keputusannya, kita akan tambah,” kata Dahnil di kompleks Istana, Kamis (4/12) lalu.
Jadi, tahun ini jemaah haji Indonesia akan didampingi lebih banyak personel militer dan polisi. Sebuah langkah yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan di tanah suci.
Artikel Terkait
Angkot Terguling di Jagorawi, Sopir Terluka Diduga Kurang Waspada Saat Hujan
Rerie Tegaskan: Indonesia Sudah Masuk Fase Krisis Iklim, Bukan Hanya Perubahan Iklim
Hakim Anwar Usman Buka Suara: Saya Jatuh, Hilang Ingatan, Kira Sudah Tamat
Pemerintah Cabut HGU 85 Ribu Hektar di Tanah TNI AU, Nilainya Rp 14,5 Triliun