Kerja sama antara Korlantas Polri dan Senkom Mitra Polri kini diperkuat lagi. Mereka baru saja menandatangani perjanjian kerja sama, sebuah langkah konkret untuk mendukung fungsi lalu lintas. Acara penandatanganan itu sendiri digelar di Ruang Rapat Kakorlantas, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026).
Di sana, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dan Ketua Umum Senkom Mitra Polri Katno Hadi yang hadir untuk menyepakati kerja sama ini.
Dalam sambutannya, Irjen Agus tak sungkan mengucapkan terima kasih. Ia mengapresiasi kolaborasi yang selama ini sudah terjalin. Harapannya, kemitraan ini makin kuat, terutama untuk mendukung operasi-operasi besar Korlantas.
"Saya selaku Kakorlantas Polri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas segala kolaborasi yang sudah dilaksanakan oleh Senkom. Semoga kemitraan ini terjalin selamanya, terutama dalam mendukung partisipasi pada lima agenda besar operasi Korlantas, mulai dari Operasi Keselamatan hingga Operasi Natal dan Tahun Baru," ujar Irjen Agus.
Ia juga menekankan soal transformasi. Menurutnya, perubahan budaya di tubuh Polri, khususnya Korlantas, adalah hal yang krusial. Indikator suksesnya sederhana: kedekatan dengan warga.
"Wajah Polri dan Korlantas harus berubah. Transformasi kultural ini sangat penting, dan salah satu indikator keberhasilan kami adalah seberapa dekat kami dengan masyarakat," jelasnya.
Lebih jauh, Irjen Agus mengungkapkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah memberi instruksi agar semua komponen dan komunitas dilibatkan dalam operasi kepolisian. Nah, Senkom disebut sebagai salah satu mitra strategis yang akan diikutsertakan secara aktif.
"Untuk Senkom, keterlibatannya sudah pasti. Kami akan rumuskan peran teknisnya di lapangan bersama jajaran Binmas. Saya titip kepada Ketua Umum Senkom agar menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk berkolaborasi lebih intens lagi," tegasnya.
Intinya, sinergi yang kuat ini diharapkan bisa menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia.
Di sisi lain, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi, juga menyampaikan balasan terima kasih. Ia mengingatkan bahwa kerja sama dengan Polri sudah berjalan sejak 2004.
"Kerja sama ini diawali dari pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, kemudian terus berjalan hingga sampai pada Korlantas yang saat ini kita rumuskan melalui penandatanganan PKS," ujar Katno.
Katno membeberkan, Senkom aktif melaporkan situasi harian dari lapangan. Laporan Situasi atau Lapsit ini dilakukan jajarannya dari Sabang sampai Merauke setiap hari.
"Laporan kondisi kamtibmas maupun situasi lalu lintas yang berpotensi menonjol di wilayah masing-masing, kegiatan ini sudah berjalan hampir 10 tahun dan dilaporkan langsung ke daerah setempat sesuai lokasi kejadian," katanya.
Selain itu, Senkom punya Pusat Pendidikan dan Pelatihan di Sawangan untuk pembinaan anggotanya. Jaringannya sendiri sudah luas, mencakup 37 provinsi dan hampir 500 kabupaten/kota di Tanah Air.
"Keberadaan kami di daerah, termasuk di Papua, sangat dekat dengan masyarakat. Kami selalu bermitra dalam kegiatan sosial maupun keagamaan, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi," tutupnya.
Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, harapannya jelas: sinergi kedua lembaga makin solid. Tujuannya satu, mendukung tugas kepolisian di bidang lalu lintas untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Jember Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Waspadai Puncak Kemarau Ekstrem pada Agustus 2026
Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Usai Tegur Ibu yang Pukul Anak
53 Anak di Yogyakarta Jadi Korban Kekerasan di Daycare Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Pertempuran Antar Etnis di Chad Timur Tewaskan 42 Orang, Picu Respons Cepat Pemerintah