Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Senayan, Selasa (20/1), Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i membuka suara. Ada detail yang bikin hati miris. Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros ternyata baru saja terlibat dalam misi kemanusiaan. Menurut Syafi'i, pesawat itu sebelumnya membantu operasi pencarian korban kapal terbakar di perairan Lampung.
"Kami sampaikan operasi yang menjadi perhatian selama periode Nataru, yang pertama adalah KM Maulana-30 terbakar di perairan Belimbing Lampung," ujar Syafi'i.
Suaranya terdengar berat.
"Dan ini menjadi kesan mendalam bagi kami, karena pada saat operasi ini, kami dibantu oleh pesawat yang saat ini sedang kami cari," sambungnya.
Artikel Terkait
Kapolri Resmikan 57 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumsel, Permudah Akses Warga
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas ke Besuk Kobokan
AS Setujui Penjualan Darurat 12.000 Bom ke Israel Senilai Rp2,4 Triliun
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak untuk Dukung Program Pangan Prabowo